Kamis, 05 Oktober 2017

Ringkasan Jurnal Tentang Inovasi Dalam Sistem Informasi

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS WEB MENGGUNAKAN FRAMEWORK MVC


PENDAHULUAN

Seiring perkembangan teknologi informasi, khususnya teknologi pengembangan aplikasi berbasis web, saat ini ditemui beberapa model pengembangan aplikasi web menggunakan kerangka aplikasi (web framework) yang bertujuan menghasilkan aplikasi web yang berkualitas. Dari survey tahun 2015 web framework menggunakan bahasa pemrograman populer PHP didapat beberapa framework yang menggunakan pola desain Model View Controller (MVC) sebagai pilihan dalam pengembangan sistem informasi berbasis web.

Hasil gambar untuk PHP FRAMEWORK popularity at work 

 TEORI DASAR

 - Sistem Informasi Akademik

Definisi akademik menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah berhubungan dengan hal akademis, akademisi serta dikaitkan dengan gabungan kata pendidikan akademik dan program akademik.

Dari uraian diatas dapat diartikan sistem informasi akademik adalah sistem pengelolaan dalam organisasi yang menyelenggarakan program pendidikan, yang didalamnya terdapat pengelolaan manajerial dan kegiatan strategis institusi pendidikan.

- Web Framework

Aplikasi yang bisa dikustomisasi oleh pengembang aplikasi (programmer).


Manfaat dari framework antara lain :

- Mempercepat dan mempermudah pembangunan sebuah aplikasi web.

- Relatif memudahkan dalam proses maintenance karena sudah ada pola tertentu dalam sebuah framework (dengan syarat programmer mengikuti pola standar yang ada).

Umumnya framework telah menyediakan fasilitas-fasilitas penunjang umum dipakai sehingga kita tidak perlu membangun dari awal (misalnya validasi, pagination, multiple database, pengaturan session, error handling, dan lain – lain).

Jika dikerjakan secara tim, maka akan menjadi lebih terarah karena system framework mengharuskan adanya keteraturan peletakan kode.

- Model View Controller


Pola desain pengembangan perangkat lunak (design pattern) merupakan deskripsi dari class-class dan object-object yang saling berkomunikasi yang tersusun untuk memecahkan masalah perancangan secara umum pada sebuah konteks tertentu.

Pola desain Model View Controller (MVC) terdiri atas 3 jenis objek, Model adalah objek aplikasi, View adalah objek antar muka tampilan presentasi dan Controller adalah bagaimana reaksi pengguna saat menerima inputan.

Konsep MVC (Model-View-Controller) merupakan pola yang terbukti lebih efektif dalam melakukan pembangunan suatu proyek perangkat lunak, caranya dengan melakukan pemilihan komponen dalam proyek yang akan dijadikan model, view, dan controller. Arsitektur web framework memiliki keterikatan yang kuat dengan konsep MVC

- Web Framework MVC

Menurut Ralph F. Grove [8], komponen web MVC saling berinteraksi dengan pola:

Model-view: elemen view memungkinkan melakukan permintaan (query) ke model untuk mendapatkan informasi yang akan ditampilkan ke antarmuka user

Model-controller: elemen aksi dari controller dapat memanggil elemen model untuk melaksanakan request transaksi. Fungsi-fungsi dalam model diantaranya termasuk: eksekusi logika aplikasi, update database, atau memanggil layanan dari sumber luar. Elemen controller juga dalam request data ke model untuk kemudian di kirim ke elemen view

Controller-view: elemen controller akan merespon request dari elemen view. Controller juga dapat menentukan elemen view mana yang akan ditampilkan ke user sesuai dengan request yang diberikan. Elemen controller dapat juga menyiapkan informasi yang akan digunakan oleh elemen view.

Web framework mvc dilihat dari desain arsitektur framework adalah menggunakan konsep 3-tier application yang mengelompokan pengaturan menjadi tiga bagian besar: user , komponen mvc, dan database.

- Agile Unified Process

Agile Unified Process(AUP)  adalah salah satu metodelogi pengembangan software yang mengkombinasikan antara Rational Unified Process (RUP) dan Agile Method (AM) . AUP dapat dikatakan versi sederhana dari Rational Unified Process (RUP) . Model AUP adalah kombinasi dari komponen yang ada dalam RUP meliputi Business Modelling, Requirement, dan Anlysis Design.

Dalam AUP terdapat empat fase besar dalam tujuh komponen proses yaitu:

- Inception: fase ini bertujuan untuk melakukan identifikasi skup awal dari project, pilihan arsitektur, memperoleh pendanaan awal serta persetujuan stakeholder.

- Elaboration: fase ini bertujuan mendefinisikan arsitektur sistem

- Construction: fase ini bertujuan melakukan konstruksi sistem disesuaikan dengan keinginan stakholder

- Transaction: fase ini bertujuan untuk validasi dan integrasi site dalam lingkungan penggunaan user


Semua tujuh disiplin proses AUP dilakukan dalam bentuk iterasi, pendefinisian seluruh aktifitas yang dilakuan tim pengembang mulai dari pengembangan, validasi hingga delivery software harus sesuai dengan kebutuhan user.

Berikut ini tujuh disiplin proses AUP:

- Model: bertujuan untuk memahami bisnis proses organisasi, mendefinisikan permasalahan dan kebutuhan dari user untuk mendapatkan solusi yang terbaik.

- Implementation: bertujuan untuk melakukan proses transformasi model menjadi kode program yang dapat dieksekusi dan dilakukan proses awal dari testing seperti unit testing.

- Test : Bertujuan untuk menemukan cacat sistem, validasi kerja sistem disesuaikan dengan desain dan kebutuhan user.

- Deployment: Bertujuan untuk integrasi sistem yang dibangun kedalam sistem organisasi

- Configuration Management: bertujuan untuk pengelolaan akses ke dokumen / artifak project. didalamnya termasuk perubahan versi dan proses kontrol dan kelola perubahan yang didalamnya

- Project Management: Bertujuan untuk melalukan proses arahan aktifitas yang berjalan pada project, didalamnya termasuk manajemen risiko, pengaturan orang (penugasan, progres pelaporan), dan koordinasi dengan orang-orang dan sistem luar untuk memastikan skup project dapat di delivery tepat waktu dan sesuai budget.


- Environment: bertujuan mendukung proses pengembangan dengan proses-proses, panduan serta perangkat.

- Black Box Testing


Black-box testing adalah merupakan pelengkap dari tahapan pengujian software selain metode pengujian white box. Dari tahapan pengujian metode black-box berbeda dengan white box, black box dilakukan pada tahapan akhir pengembangan software sedangkan white box dilakukan di awal, artinya sebelum program secara keseluruhan selesai program dapat diuji dengan metode white box didalamnya termasuk menguji control structure dari sebuah program sedangkan black-box mengabaikan control structure dan lebih berfokus pada domain informasi apakah input yang diberikan penguji menghasilkan keluaran yang diharapkan oleh user. Metode pengujian blackbox diharapkan menemukan kesalahan berupa [14]:


Kesalahan Performa
Kesalahan interface

Kesalahan dalam struktur data atau akses database eksternal
Fungsi-fungsi yang salah atau hilang

 PEMBAHASAN DAN ANALISIS


Penelitian berfokus pada analisis kebutuhan beberapa bisnis proses utama sistem informasi akademik yaitu: modul penerimaan mahasiswa baru, administrasi keuangan, rencana studi, penjadwalan, absensi dan penilaian, laporan studi dan pengelolaan master data.

- Analisis dan Desain
Dalam tahapan analisis dan desain untuk setiap modul sistem informasi akademik dibuat dokumen artifak pengembangan sistem yaitu: diagram use case, diagram domain model, diagram sequences, diagram colloboration dan class diagram.


Dari hasil requirement sistem dengan pengumpulan data hasil wawancara stakeholder dan observasi dari sistem yang berjalan didefinisikan diagram use case.
Hasil analisis diagram use case dan deskripsi use case diturunkan kedalam diagram domain model yang menggambarkan relasi data antar objek dalam sistem.
Domain model digunakan sebagai dokumen artifak untuk desain sistem database.

Interaksi antara objek dalam sistem berupa workflow



berdasarkan urutan waktu dan proses digambarkan dalam bentuk sequences diagram dan colloboration diagram.


 

 

 Pada proses analisis dan desain dibuat juga mockup atau tampilan antar muka user aplikasi, mockup aplikasi bertujuan untuk visualisasi aplikasi agar mudah dipahami oleh user dan pengembang aplikasi.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan beri komentar